Kota Magelang Di Guyur Hujan Deras Satu Orang Hanyut

0
623

Magelang,MediaCakra.com-Kapolsek Magelang Utara Polres Magelang Kota Kompol Cholid memimpin Pengarahan Team Sar Gabungan bertempat di kampung Dumpoh ,Kelurahan Potrobangasan ,Kecamatan Magelang Utara Kota Magelang Jawa Tengah Minggu (14/02/021)

” Kapolsek Magelang Utara Kompol Cholid ketika di mintai keterangan oleh awak media mengatakan memang benar sekira pukul 14.00 wib Polsek Magelang Utara mendapat laporan ada anak yang hanyut di saluran kalibening tepat nya di pintu penguras kali bening tepatnya di Dumpoh RW 9/07 ,Kelurahan potrobangsan Kecamatan Magelang Utara.

“Kemudian beliau beserta jajaranya langsung menuju tempat kejadian perkara,guna mengetahui kronologis yang sebenarnya,meminta keterangan dari para saksi yang ada di tempat kejadian perkara anak hanyut,kami menghimbau kepada masyarkat untuk waspada mengingat cuaca extrim jangan bermain di dekat saluran karena licin.

Adapun kronologinya pada hari Minggu(14/02) sekira pukul 14.30.00 wib korban di ketahui bersama saksi 1 dan 2 mencari ikan peto,menggunakan seser( jaring) di saluran irigasi kalibening,tepatnya di pintu penguras (HM 54)

“Karena hujan sangat deras pintu penguras tersebut di buka ,dengan tujuan agar tidak meluap di rumah penduduk,pada saat korban menyerok ikan peto terpeleset jatuh di pintu penguras tersebut.tutur Kapolsek Magelang Utara Kompol Cholid.

“Adapun Korban bernama,Bintang,usia 18 tahun laki- laki,pelajar alamat Kampung Dumpoh RT 09/07 Kelurahan Potrobangsan ,Kecamatan Magelang Utara Kota Magelang.

Sedangkan saksi atau teman korban bernama Taufik usia 18 tahun ,pelajar dengan alamat yang sama Dumpoh RT 04/07 Kelurahan Potrobangsan Kecamatan Magelang Utara Kota Magelang.

Untuk sementara barang bukti milik korban berupa,seser warna hitam,ember warna biru helm hitam,sandal jepit dan handsanitiser.

“Tim SAR Gabungan dari Polsek Magelang Utara, Koramil Magelang utara, Satlol PP dan Damkar,Garda Relawan Indonesia (GRI) Kota Mgl, PMI, Tagana, SAR Kab. Magelang, dan masih banyak relawan lainnya serta masyarakat sekitar.

Menurut keterangan purnawirawan polri AKBP Sugimin yang kidiaman berjarak 10 meter dari tempat kejadian menerangkan memang benar korban di duga terperosok di pintu penguras,kemudian terseret arus menuju ke sungai progo.tuturnya.

Sementara di tempat terpisah Ketua Garda Relawan Indonesia( GRI) Hery Prastowo ketika di mintai keterangan oleh awak media melalui telpun selulernya menambahkan,pintu penguras saluran kalibening
tersebut menuju sungai besar Progo.

“Saat ini surivor masih belum diketemukan dan masih dilakukan pencarian, insiden comander hari ini adalah Kapolsek Magelang
Utara.Sementara Team relawan sudah bergerak menyusur sungai progo, dan membagi tim di beberapa titik sampai di wilayah perbatasan dengan Jogjakarta yaitu di Ancol Ngluwar.

“Garda Relawan Indonesia ( GRI) Mengerahkan Tim pencarian sebanyak 30 orang, yang terbagi di 5 titik yang dicurigai. Team GRI membuka Posko di kediaman Ketua RT Purnawirawan Polri AKBP Sugimin, sebagai pusat koordinasi, dan pencarian hari ini apabila belum diketemukan.

Hingga pukul 17.40.Wib,berita ini di turunkn korban belum di ketemukan,hasil evaluasi yang di pimpin oleh Kapolsek Magelang Utara Kompol Cholid dan Komendan Garda Relawan Indonesia Jokwin pencarian akan di lanjutkan besuk pagi ,mengingat cuaca sudah gelap.ucanya

“Jokwin juga meminta informasi oleh mantri pengairan dari Balai PSDA Progo bogowonto Luk ULO/ Kordinator Kelompok Wilayah Progo yang berkantor di Sempu Mantri Pengairan Muhatarohdin kebetulan ada di lokasi pintu penguras saluran irigasi kalibening.

Seperti perintah pimpinan Korpokla Progo,ketika hujan semua pintu penguras harus di buka,setelah selesai hujan di tutup kembali, kebetulan jarak pintu penguras di tempat kejadian anak hanyut ini panjang saluran 5.4 km ada empat pintu penguras HM 0 ada di desa Payaman secang Kabupaten Magelang HM 12 lokasi ada di Desa Jambewangi Kecamatan Secang Kabupaten

“Magelang,HM 24 lokasi ada di Kelurahan Kramat Utara,dan yang terakhir ada di HM 54 Kelurahan potrobangsan,Kecamatan Magelang Utara Kota Magelang hingga kini empat pintu penguras masih dalam keadaan terbuka.ucapnya.
(SM/Cakra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here