Amblesnya Tanah di Dusun Krajan, Desa Truko, Membuat Warga Khawatir Amblesnya Tanah Akan Terus Berlanjut

0
456

KENDAL Mediacakra.com – Amblesnya tanah di Dusun Krajan, Desa Truko, Kecamatan Kangkung, masih membuat warga resah dan was-was. Warga khawatir amblesnya tanah akan terus berlanjut dan membahayakan.

Seperti yang di sampaikan Anton (66), warga RT 01 RW 03, kepada awak Mediacakra.com. Dirinya merasa khawatir apabila ambles tanah merubuhkan rumahnya. Karena tanah yang juga tanggul Sungai Blukar tergerus air dan ambles 1,5 meter.

“Sudah seminggu kejadian seperti ini, dan Pemerintah Desa Truko baru memberikan bantuan berupa bronjong tanggul yang diisi sak berisi tanah. Namun itupun masih kurang sekitar satu setengah meteran,” ungkapnya, Sabtu (13/2/2021).

Dikatakan oleh Anton, amblesnya jalan di sekitar rumahnya itu tidak diduga. Karena kondisi tidak banjir, bahkan sungaipun sedang surut.

“Penyebab ambles dan retaknya tanah saya tidak tau. Apalagi terjadinya diatas jam 12 malam. Selain itu, tanda-tanda akan ambles tidak ada. Tiba-tiba langsung ambles saja” jelasnya.

Saat ini dirinya dan masyarakat Dusun Krajan dan sekitarnya hanya bisa berharap, bantuan dari pemerintah, baik kabupaten maupun provinsi, untuk mengatasi hal tersebut.

“Tiga rumah warga sudah ada yang kena. Kami berharap pemerintah terkait bisa membantu rumah warga dan mengatasi hal ini. Karena selama ini kami memperbaiki dengan biaya sendiri,” harap Anton.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Desa Truko, Kecamatan Kangkung, Nur Mukton mengatakan, jika tanah yang ambles banyak penyebabnya. Salah satunya dikarenakan lokasi pinggir Sungai Blukar tersebut rawan longsor.

“Penggerusan Sungai Blukar mengakibatkan tanah tidak stabil, itu salah satunya. Lokasi ambles terakhir terjadi tahun 2007 dan sudah di bronjongisasi karena longsor. Namun, setelah itu tidak pernah longsor atau banjir.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada pihak terkait, baik Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi untuk menangani masalah ambles ini.

“Alhamdulillah, kemarin, baik dari Pemkab, PDAM maupun PSDA Provinsi sudah meninjau lokasi dan akan melakukan pengkajian,” pungkasnya.

(Nardi Cakra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here