Alex Kembangkan Ribuan Kaktus Di Wilayah Taman Gede Gemuh

0
36

Kendal,Mediacakra.com – Ribuan tanaman kaktus dibudi dayakan dan dikembangkan oleh Alex, di Desa Tamangede RT 03 RW 02 Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal. Tanaman kaktus berbagai macam jenis dan karakter tersebut tumbuh sangat baik, dan terdisplay di rak-rak baja ringan yang sudah disusun secara rapi dalam sebuah ruangan khusus untuk budi daya tanaman.

Kipas pengatur udara juga terpasang di sudut ruangan. Media tanam, pupuk, dan pot-pot belum terisi terlihat tertata di ruangan yang lain.

Menurut Alex, memelihara dan budi daya tanaman kaktus sangatlah mudah dan berbiaya murah. Apalagi tanaman kaktus bisa hidup di luar maupun di dalam ruangan dan tak membutuhkan banyak air dan pupuk kimia.

Perawatan tanaman kaktus relatif sederhana tetapi bukan berarti bebas perawatan. Selain itu, kaktus juga bisa tahan panas di bawah 50 derajat. Namun kebanyakan kaktus membutuhkan perawatan umum yang serupa, meskipun ada pengecualian pada beberapa aturannya.

“Mudah sekali cara merawatnya. Yang terpenting ada naungan, tidak langsung terkena sinar matahari. Merawat kaktus juga tidak perlu terlalu sering disiram atau perawatan yang sulit lainnya,” terang Alex, saat ditemui di kediamannya, Kamis (30/6/2022).

Sebagai tanaman hias, kaktus menurutnya memiliki karakter yang bagus. Kaktus dapat tumbuh pada waktu yang lama tanpa air dan memiliki akar yang panjang untuk mencari air dan memperlebar penyerapan air dalam tanah. Air yang diserap kaktus disimpan dalam ruang di batangnya.

Sehingga selain bisa untuk mempercantik teras dan halaman rumah, kaktus juga bisa memperindah suasana ruangan tamu. “Tanaman kaktus juga bisa kita letakkan di dalam ruangan sebagai koleksi atau dipadukan dengan dekorasi ruangan. Tanaman ini sangat mudah dirawat dan dipelihara,” ungkap Alex.

Dirinya mengaku, sudah 2,5 tahun merawat dan membudi daya kaktus di Tamangede. Sebelumnya ia juga sudah lakukan yang sama di Jakarta.

Dijelaskan, ada tiga sampai empat macam kaktus yang dia pelihara dan budi dayakan. Seperti Grafting, Ownroot, ada yang berduri Gymno dan yang tidak berduri jenis Astro dan Columnar.

“Yang banyak kita kembamgin di sini jenis Astro dengan berbagai karakter,” papar Alex atau biasa akrab disapa Bong.

Untuk harga Kaktus termurah, dirinya mengaku mematok harga Rp 10 ribu dengan minimal pembelian 50 kaktus, kemudian untuk yang paling mahal dibanderol Rp 3 juta.

Sedangkan untuk pemasarannya, selama ini masih mengandalkan media sosial. Baik itu Facebook maupun Instagram. “Jadi tak hanya dibeli oleh warga Kendal saja, pembeli juga datang dari daerah di luar Jawa Tengah,” katanya.

Sementara saat ditanya terkait omzet yang didapat dari penjualan kaktus selama di Kendal, dirinya mengaku, dari tahun 2020 hingga awal tahun 2021 mendapatkan omzet lebih Rp 10 miliar.

(Nardi Cakra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here